Informasikasus.com|Lebak - Dapur SPPG Kitchen Saelera 5 di Kp. Pasir Bungur, Desa Pasir Bungur yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Nurwasita Bumi Nusantara, menggelar kegiatan syukuran dan peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak banten. Jum'at (09/01/2026)
Turut hadir Ketua Yayasan Nirwasita Bumi Nusantara Dwi Finantiningsih dan Forkopimcam Kecamatan Cilograng, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya.
Dwi Finantiningsih Direktur PT. Sinar Bulan Matahari sekaligus Ketua Yayasan Nirwasita Bumi Nusantara dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dalam melaksanakan program MBG ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama tentang pentingnya pola makan sehat dan bergizi sebagai pondasi utama untuk mencetak generasi emas Indonesia di masa depan.
"Makan Bergizi Gratis ( MBG ) salah satu program asta cita Presiden RI, Prabowo Subianto menuju Indonesia emas 2045. Program yang diimplementasikan Presiden RI tersebut, menjadi harapan baru bagi masyarakat di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten," ujarnya.
Ditempat yang sama, Camat Cilograng Hendi Suhendi, S.Ip dalam sambutannya mengapresiasi program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus mendukung terciptanya generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing.
"Dengan adanya program ini, diharapkan peserta didik dapat lebih bersemangat masuk sekolah dan belajarnya, sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kurang gizi. Makanya kami bersyukur dan bangga hati karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini merupakan sebuah berkah bagi masyarakat Kecamatan Cilograng," ungkapnya.
Oleh Karena itu, lanjutnya, kalau dilaksanakan sesuai amanahnya tentunya sangat bernilai.
"Tak hanya dari makan gratis saja, dampak baiknya dapat mengurangi angka pengangguran, dan menumbuh kembangkan UMKM lokal yang ada di Kecamatan Cilograng," terangnya.
H. Uung Umaryadi mengatakan bahwa program MBG ini merupakan program strategis nasional.
"Dalam pengawalan dan pengawasanya bukan milik satu institusi, tetapi milik bersama. Semua unsur stackholder, yang ada harus turut mengawasinya," tutupn.ya
(Eksa/Bray)

