Informasikasus.com|SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi kembali menggelontorkan program pembangunan infrastruktur strategis dengan melaksanakan rekonstruksi jalan yang menghubungkan Kecamatan Sukalarang (khususnya di area Tugu Maung) hingga ke Kecamatan Cireunghas. Proyek ini dinilai sangat vital karena merupakan jalur penghubung utama yang melintasi kawasan agraris dan pemukiman padat di dua kecamatan tersebut.
Ruas jalan Sukalarang - Cireunghas selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas sehari-hari, angkutan umum, maupun distribusi hasil pertanian. Namun, kondisi jalan yang sebelumnya mulai rusak, berlubang, dan tidak rata kerap menghambat laju kendaraan serta berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Proyek rekonstruksi ini tidak sekadar menambal lubang, melainkan melakukan peningkatan struktur jalan secara menyeluruh. Pekerjaan meliputi penebaran lapisan agregat, pemadatan, hingga pengaspalan menggunakan bahan hotmix (aspal panas) yang lebih tahan lama dan nyaman dilalui. Selain itu, perbaikan drainase di sisi jalan juga menjadi prioritas agar air hujan tidak menggenang dan merusak bahu jalan.
"Rekonstruksi ruas jalan dari Tugu Maung, Sukalarang menuju Cireunghas ini adalah komitmen kami dalam menjawab keluhan masyarakat. Kami ingin memastikan konektivitas antarkecamatan ini mulus, aman, dan nyaman. Ini akan sangat berdampak pada percepatan distribusi logistik dan hasil bumi warga," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi.
Mendongkrak Ekonomi Pertanian dan UMKM
Kecamatan Sukalarang dan Cireunghas dikenal sebagai salah satu lumbung hasil pertanian dan perkebunan di Kabupaten Sukabumi. Banyak warga yang mengandalkan transportasi jalan ini untuk mengangkut komoditas seperti sayuran, buah-buahan, kopi, dan hasil bumi lainnya ke pasar atau tempat pengumpulan.
Dengan adanya jalan yang mulus pasca-rekonstruksi, biaya operasional kendaraan pengangkut diprediksi akan menurun karena kerusakan kendaraan dapat diminimalisir. Waktu tempuh pun menjadi lebih singkat, sehingga kualitas hasil panen yang sampai ke tangan konsumen tetap terjaga.
"Selama ini kalau jalan rusak, ongkos angkut jadi mahal dan buah-buahan sering rusak di jalan karena guncangan. Dengan adanya rekonstruksi ini, kami para petani dan pedagang sangat terbantu. Ekonomi warga pasti akan lebih bergerak," ungkap salah satu petani dan pedagang asal Cireunghas.
Antusiasme dan Dukungan Masyarakat
Kehadiran alat berat dan tim konstruksi dari DPU Kabupaten Sukabumi di lapangan disambut dengan antusias oleh warga sekitar. Masyarakat secara sukarela membantu mengatur lalu lintas dan menjaga keamanan material proyek. Mereka berharap pekerjaan ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang ditetapkan.
Selain itu, rekonstruksi jalan ini juga diharapkan dapat memicu pertumbuhan UMKM baru di sepanjang ruas jalan, seperti munculnya warung makan, bengkel, atau tempat istirahat bagi para pengendara yang melintas.
Tantangan dan Pengawasan Kualitas
Meskipun mendapat sambutan positif, pelaksanaan proyek di lapangan tetap menghadapi tantangan, seperti kondisi cuaca yang sering hujan dan kontur jalan yang berkelok serta menanjak di beberapa titik. Untuk itu, DPU Kabupaten Sukabumi mengerahkan tim pengawas independen untuk memastikan ketebalan aspal dan kualitas material sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan (SNI).
"Kami menginstruksikan kepada kontraktor pelaksana untuk bekerja secara profesional dan mengutamakan kualitas. Masyarakat juga kami libatkan untuk mengawasi, jika ada yang kurang sesuai, bisa langsung dilaporkan," tegas pejabat terkait.
Dengan selesainya rekonstruksi jalan Sukalarang (Tugu Maung) - Cireunghas, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap dapat terus membuka isolasi daerah dan meratakan pembangunan hingga ke pelosok. Sinergi antara pemerintah, kontraktor, dan masyarakat menjadi kunci suksesnya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukabumi.
Kedepan, warga berharap DPU Kabupaten Sukabumi dapat melanjutkan perbaikan di ruas-ruas jalan desa lainnya, sehingga jaringan jalan di Sukabumi benar-benar terhubung dengan baik, mulus, dan berkelas.
(*red)
