14 Finalis Siap Bersaing Perebutkan Mahkota Menjadi Putri Nelayan Palabuhanratu ke-66 Tahun 2026

14 Finalis Siap Bersaing Perebutkan Mahkota Menjadi Putri Nelayan Palabuhanratu ke-66 Tahun 2026

INFORMASI KASUS
27 April 2026


(Foto: Ketua Umum Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66 Tahun 2026, Pepen Supendi)


Informasikasus.com|SUKABUMI - Rangkaian peringatan Hari Nelayan Nasional ke-66 tahun 2026 resmi digelar. Salah satu agenda yang paling dinanti, yaitu seleksi Putri Nelayan 2026, dilaksanakan pada hari ini, Minggu (26/4/2026).


Ketua Umum Panitia Hari Nelayan Palabuhanratu Tahun 2026, Pepen Supendi yang akrab disapa Pepen Kobra, memaparkan detail kegiatan tersebut.


"Hari ini kita mulai tahapan seleksi calon Putri Nelayan 2026. Nanti untuk penentuan juaranya akan dilakukan di malam Grand Final yang akan dilaksanakan pada 2 Mei 2026 mendatang, berlokasi di Gedung Frinanda," kata Pepen.


Dalam kesempatan itu, Pepen menambahkan bahwa pelaksanaan untuk karantina peserta seleksi ditempatkan di gedung IKM. Para peserta seleksi tidak menginap melainkan masuk pagi dan sore harinya pulang ke rumah masing-masing dan tidak terlepas dari pantauan pihak keluarga seperti halnya tahun sebelumnya.


"Kegiatan seleksi Putri Nelayan 2026 ini kami melibatkan orang tua peserta seleksi untuk memastikan mereka fokus dan tidak banyak bermain diluar. Untuk proses karantinanya, peserta tidak menginap," tegasnya.


Pepen pun menjelaskan bahwa kegiatan karantina hanya dilaksanakan dari pagi hingga sore.


"Kita laksanakan dari pagi hingga sore, setelah selesai kegiatan peserta dipulangkan ke rumah masing-masing, demi kenyamanan dan keamanan peserta," jelasnya.


Dalam ajang ini, tidak hanya satu juara yang akan diperebutkan. Ada berbagai kategori yang disiapkan panitia.


"Nanti ada juara utama Putri Nelayan, lalu ada Runner Up 1, Runner Up 2, dan seterusnya. Selain itu juga ada kategori khusus seperti Putri Persahabatan dan lainnya. Jadi semua finalis tetap mendapatkan penghargaan," jelasnya.


Dikatakan Pepen, kualitas peserta sangat diperhatikan. Tidak hanya soal penampilan fisik, namun juga kecerdasan dan kepribadian.


"Kualifikasi yang kami kedepankan utamanya adalah wawasan, kemampuan berbicara, dan penampilan. Semua aspek dinilai secara seimbang oleh dewan juri," tegasnya.


Untuk usia dan pendidikan, panitia menetapkan standar yang jelas.


"Peserta minimal lulusan SMA atau sederajat, atau setidaknya masih sekolah SMA kelas 11, dengan rentang usia 16 hingga 25 tahun," tambahnya.


Saat ini, tercatat ada 14 finalis yang lolos dan siap bersaing memperebutkan mahkota. Penilaian hari ini dilakukan langsung oleh 5 orang Dewan Juri yang merupakan unsur dari berbagai instansi di Kabupaten Sukabumi.


Usai seleksi awal ini, proses akan berlanjut ke tahap karantina guna pembekalan materi.


"Selanjutnya, mulai tanggal 28, 29, hingga 30 April, karantina akan digelar di Gedung Serbaguna IKM dengan sistem pulang-pergi tersebut," jelas Pepen.


Dengan persiapan yang matang ini, diharapkan terpilih Putri Nelayan yang tidak hanya cantik, tapi juga cerdas dan mampu menjadi duta bagi masyarakat pesisir.


(Dimas)